Transportasi
Dermaga Kosong, Antrean Mengular: Manajemen Poto Tano Kedodoran Hadapi Lonjakan Kendaraan
Antrean kendaraan di Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat, menuai keluhan pengguna jasa. Pemuda Pancasila menyoroti manajemen pelabuhan, sementara pihak pengelola menyebut kepadatan dipicu perubahan jadwal kapal dan operasional kini kembali normal.
R
Redaksi
Redaksi · 11 Oktober 2026 pukul 16.43 WITA

SUMBAWA BARAT, WPS – Antrean panjang kendaraan di Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, memicu keluhan pengguna jasa penyeberangan. Dua dermaga dilaporkan sempat mengalami kekosongan operasional, sementara kendaraan mengular dan jadwal keberangkatan kapal menjadi sorotan.
Sejumlah calon penumpang mengeluhkan lambatnya pelayanan hingga penumpukan kendaraan yang disebut berlangsung berjam-jam. Situasi ini memunculkan pertanyaan tentang kesiapan manajemen pelabuhan dalam mengantisipasi lonjakan arus penyeberangan.
Sekretaris Jenderal MPC Pemuda Pancasila Sumbawa Barat, Ranjuliarda, melontarkan kritik keras terhadap pengelolaan operasional pelabuhan. Ia menilai kekosongan dua dermaga secara bersamaan menunjukkan perlunya evaluasi serius terhadap perencanaan dan pelayanan publik.
“Ini bukan masalah teknis atau antrean biasa, ini adalah wujud nyata dari bobroknya manajemen pelayanan publik di pelabuhan! Bagaimana mungkin dua dermaga vital bisa kosong serentak tanpa adanya contingency plan yang jelas?” tegas Ranjuliarda, Sabtu (10/10/2026).
Menurutnya, pelabuhan merupakan jalur penting mobilitas masyarakat sekaligus pintu gerbang ekonomi. Gangguan penyeberangan tidak hanya menyita waktu, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitas usaha dan distribusi logistik.
MPC Pemuda Pancasila Sumbawa Barat mendesak otoritas pelabuhan dan pengelola melakukan evaluasi menyeluruh serta memberikan penjelasan transparan kepada publik.
Sementara itu, Port Operation Superintendent Pelabuhan Poto Tano, Putra Galih Praditya, membenarkan adanya kepadatan, tetapi membantah operasional pelabuhan lumpuh total. Ia menyebut kepadatan dipicu perubahan jadwal kapal.
“Situasi Pelabuhan Poto Tano saat ini memang ramai dan terjadi sedikit kepadatan karena ada perubahan jadwal kapal. Namun pada pukul 15.00 WITA kemarin, kendaraan, khususnya truk sedang, sudah berhasil masuk ke area parkir siap muat,” ungkap Putra saat dimintai keterangan, Sabtu (10/10/2026).
Putra menegaskan operasional pelabuhan telah kembali normal. Ia juga mengakui adanya peningkatan volume kendaraan, terutama sepeda motor dan mobil pribadi yang hendak menuju Lombok untuk menyaksikan MotoGP Mandalika.
Lonjakan kendaraan saat agenda besar semestinya menjadi bagian dari perhitungan operasional. Ketika arus penyeberangan meningkat, kesiapan dermaga, pengaturan jadwal kapal, dan pengendalian antrean menjadi ujian bagi manajemen pelabuhan dalam menjaga pelayanan tetap lancar.
Komentar
Memuat komentar…
