PANITIA BUKA SUARA: KEPUTUSAN RARAK 1–SEMINAR HASIL PERUNDINGAN, BERUJUNG PENGUNDURAN DIRI
Panitia Bintang Bano Cup 1 2026 menegaskan keputusan laga Rarak 1 vs Seminar merupakan hasil perundingan bersama. Skor 9–6 tetap tercatat, laga dijadwalkan dilanjutkan 4 September dengan skor 0–0, namun Rarak 1 memilih mengundurkan diri.

Sumbawa Barat, WPS – Panitia Turnamen Bola Voli Bintang Bano Cup 1 2026 memberikan hak jawab terkait pemberitaan mengenai perselisihan dalam pertandingan antara Rarak 1 dan Seminar pada Kamis malam, 3 September 2026.
Ketua Panitia Bintang Bano Cup 1 2026, Juhanis, menjelaskan bahwa setelah terjadi perselisihan dalam pertandingan tersebut, panitia melakukan perundingan bersama official dan kedua tim untuk mencari penyelesaian.
Menurut Juhanis, keputusan yang diambil panitia bukan merupakan keputusan sepihak, melainkan berdasarkan hasil pembahasan dan perundingan yang dilakukan bersama.
“Kami hanya menjalankan apa yang menjadi keputusan bersama, baik dalam technical meeting maupun sebelum pertandingan. Kami mengambil keputusan sesuai hasil keputusan bersama dalam perundingan,” ujar Juhanis saat diwawancarai WPS pada 6 September 2026.
Juhanis menjelaskan, pada saat persoalan terjadi, posisi poin yang dipersoalkan adalah Rarak 1 unggul 9–6 atas Seminar. Menurut panitia, tidak ada poin yang diambil atau dikurangi dari Rarak 1 karena posisi tersebut tetap tercatat.
“Mereka mengharapkan poin karena merasa dirugikan. Menurut kami panitia tidak ada yang dirugikan, poinnya tetap Seminar 6, Rarak 1 sebanyak 9,” jelasnya.
Ia mengatakan panitia terus melakukan perundingan dengan pihak Rarak 1 untuk mencari penyelesaian yang dapat diterima. Menurut Juhanis, keputusan yang kemudian diambil adalah pertandingan dilanjutkan pada Jumat, 4 September 2026 pukul 08.00 WITA dengan skor awal 0–0.
“Setelah keputusan bersama, panitia mengambil keputusan pertandingan dilanjutkan besok harinya jam 8 pagi dengan skor 0–0,” kata Juhanis.
Namun, menurut keterangan Juhanis, keputusan tersebut tidak diterima oleh tim Rarak 1. Tim tersebut kemudian memilih untuk mengundurkan diri dari pertandingan.
Juhanis menegaskan, langkah panitia diambil sebagai upaya menyelesaikan persoalan setelah terjadi perselisihan, bukan untuk merugikan salah satu tim.(Aidil/Wps)
Berita Terkait

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti
Indonesia resmi menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti 4-2, usai bermain imbang 2-2 hingga extra time. Dramatis hingga detik terakhir, Garuda akhirnya mengangkat trofi di hadapan publik Jakarta.

Ratusan Warga Padati Final Sekaligus Penutupan Bintang Bano Cup I 2026 di Brang Rea
Ratusan warga memadati Lapangan Voli Kantor Camat Brang Rea menyaksikan final sekaligus penutupan Bintang Bano Cup I 2026, Minggu (6/9/2026).

Muhammad Ja’far Dipercaya Jadi Plt Ketua Umum PSSI Sumbawa Barat
Muhammad Ja’far dipercaya menjadi Plt Ketua Umum PSSI KSB, melanjutkan roda kepemimpinan organisasi sepak bola Sumbawa Barat.
Komentar
Memuat komentar…
