Pemecatan Musyafirin dari PDIP, Peta Politik Sumbawa Barat Bakal Berubah?
Pemberhentian Haji Firin dari PDIP NTB memunculkan tanda tanya tentang arah politik Sumbawa Barat ke depan.

Taliwang, WPS — Keputusan politik di tingkat partai tak selalu berhenti sebagai urusan internal. Ketika seorang mantan kepala daerah dua periode diberhentikan dari keanggotaan partai, pertanyaan yang muncul bukan hanya soal keputusan tersebut, tetapi juga dampaknya terhadap peta kekuatan politik di Sumbawa Barat.
Dr. H. W. Musyafirin, MM, mantan Bupati Sumbawa Barat dua periode, memilih tidak menanggapi polemik pemberhentian dirinya dari PDI Perjuangan NTB. Dihubungi media pada Minggu (18/10/2026), ia menegaskan masih fokus menjalankan kegiatan sosial melalui HWM Centre.
Di tengah dinamika ini, menarik untuk melihat apakah keputusan tersebut akan mengubah keseimbangan politik di Sumbawa Barat. Sebab, kekuatan politik tidak hanya bertumpu pada keanggotaan partai, tetapi juga pada jaringan, rekam jejak, dan kepercayaan masyarakat yang dibangun selama bertahun-tahun.
Pertanyaannya, apakah pemberhentian seorang tokoh akan menggeser peta kekuatan yang telah terbentuk, atau justru tidak banyak mengubah keadaan? Perubahan posisi di dalam partai tidak selalu berbanding lurus dengan perubahan dukungan masyarakat.
Sementara itu, kabar mengenai sejumlah partai politik yang disebut tertarik mengajak Musyafirin bergabung belum mendapat tanggapan langsung darinya. Arah politik selanjutnya masih belum diketahui.
Bagi masyarakat, yang lebih penting bukan sekadar siapa yang bertahan atau tersingkir dari partai, melainkan bagaimana dinamika tersebut memengaruhi kualitas demokrasi dan kepentingan publik. Sebab, peta politik boleh berubah, tetapi masyarakat tetap membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjawab persoalan nyata.
Pada akhirnya, keputusan partai dapat mengubah posisi politik seseorang. Namun, apakah keputusan itu juga akan mengubah peta kekuatan di Sumbawa Barat? Perkembangan berikutnya yang akan menjawab.(Aid/Wps)
Berita Terkait
Komentar
Memuat komentar…

