Internasional
Polda NTB Dampingi Jepang Telusuri Identitas Korban Tsunami 2011 Lewat DNA Keluarga
Dua warga Lombok Tengah diambil sampel DNA-nya untuk membantu identifikasi korban tsunami Jepang 2011, Kamis (15/10/2026).
R
Redaksi
Redaksi · 16 Oktober 2026 pukul 15.59 WITA

Mataram, WPS — Upaya mengungkap identitas korban bencana gempa bumi dan tsunami Jepang 2011 kembali dilakukan melalui pengambilan sampel DNA keluarga. Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda NTB mendampingi tim National Police Agency (NPA) Kedutaan Besar Jepang dalam pengambilan sampel DNA pembanding di Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (15/10/2026).
Pengambilan sampel berlangsung di kawasan Gawah Malang mulai pukul 10.00 Wita. Dua orang yang diduga merupakan saudara kandung korban meninggal dunia dilibatkan untuk memberikan sampel DNA pembanding.
Proses pengambilan dilakukan menggunakan metode buccal swab, yakni pengusapan pada bagian dalam pipi untuk memperoleh profil DNA. Sampel tersebut akan mendukung proses identifikasi korban bencana secara lebih akurat.
Kabid Dokkes Polda NTB Kombes Pol. dr. Iskandar, Sp.B., MARS., FQUA., menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan personel Subbid Dokpol Biddokkes Polda NTB, tim Laboratorium Dokkes Pusdokkes Polri, serta perwakilan NPA Kedutaan Besar Jepang.
Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap proses identifikasi korban bencana, dengan tetap memperhatikan prosedur dan kondisi keluarga yang terlibat.
Perwakilan Jepang yang hadir di antaranya Atase Satoh Takuma dan Regional Security Officer Kuwamoto Akihiro. Kegiatan tersebut juga melibatkan Pembina Pusdokkes Polri, Anak Agung G. Raka Ardian S.
Kerja sama antara Polri dan pihak Jepang ini diharapkan dapat membantu proses identifikasi sekaligus memberikan kejelasan bagi keluarga yang masih menantikan informasi mengenai anggota keluarganya pascabencana tsunami Jepang 2011.
Komentar
Memuat komentar…
