Di Tengah Khidmat Purnama, Polda NTB Jaga Persembahyangan di Pura Batu Bolong
Suasana persembahyangan umat Hindu di Pura Batu Bolong berlangsung aman dan tertib. Kehadiran personel Polda NTB turut memastikan umat dapat beribadah dengan nyaman sekaligus menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

Mataram, WPS – Suasana persembahyangan umat Hindu di Pura Batu Bolong, Mataram, Kamis (27/8/2026), berlangsung aman dan tertib. Di tengah khidmatnya umat menjalankan ibadah, personel Polda NTB turut hadir memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan nyaman.
Pengamanan dilakukan Unit Patroli Subdit Gasum Dit Samapta Polda NTB melalui patroli kerukunan umat beragama. Kehadiran personel tidak hanya untuk menjaga keamanan di sekitar pura, tetapi juga menjadi bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang sedang menjalankan kegiatan keagamaan.
Personel ditempatkan di sekitar kawasan pura selama persembahyangan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan umat dapat beribadah dengan tenang.
Setelah persembahyangan selesai, personel tetap berada di lokasi. Pengamanan kemudian dilanjutkan dengan pengaturan lalu lintas, khususnya ketika umat mulai meninggalkan kawasan pura.
Selain mengatur arus kendaraan, personel juga melakukan dialog dengan umat Hindu, pemangku, tokoh agama dan masyarakat di sekitar lokasi. Dalam kesempatan tersebut, kepolisian mengajak masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan menghormati perbedaan yang ada.
Kehadiran polisi mendapat apresiasi dari salah seorang umat yang selesai melaksanakan persembahyangan, I Nengah Karta (49), warga Pajang, Mataram.
Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran personel kepolisian yang menurutnya memberikan rasa aman dan nyaman selama umat melaksanakan persembahyangan, terlebih pada hari suci Purnama Ketiga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah hadir melakukan pengamanan di Pura Batu Bolong, memberikan kenyamanan dan keamanan kepada umat yang melakukan persembahyangan,” ungkap I Nengah Karta.
Direktur Samapta Polda NTB Kombes Pol. Joko Adi Nugroho, S.I.K., M.T., melalui Kasubdit Gasum AKBP I Ketut Suastika, S.H., M.Kom., mengatakan patroli kerukunan umat beragama merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama.
Menurutnya, kegiatan keagamaan merupakan bagian dari aktivitas masyarakat yang harus mendapatkan jaminan keamanan sehingga dapat berlangsung secara nyaman dan tertib.
“Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk kegiatan keagamaan, dengan aman dan nyaman. Kami ingin memberikan rasa tenang kepada umat yang sedang melaksanakan persembahyangan sekaligus memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai hal yang dapat mengganggu kerukunan antarumat beragama.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi, menghormati perbedaan dan tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat mengganggu kerukunan,” tegasnya.
Patroli serupa, kata dia, akan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk mendeteksi sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini. Interaksi langsung dengan masyarakat juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan memperkuat hubungan antara kepolisian dengan warga.
Bagi Polda NTB, pengamanan kegiatan keagamaan bukan hanya berkaitan dengan menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga memastikan setiap warga dapat menjalankan ibadahnya dengan rasa aman.
Kehadiran personel di Pura Batu Bolong menjadi gambaran bahwa menjaga keamanan di tengah keberagaman membutuhkan keterlibatan semua pihak. Toleransi dan rasa saling menghormati menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan masyarakat tetap harmonis di NTB.(Aidil/WPS)
Berita Terkait

ASDP Perketat Kayangan-Poto Tano, Penumpang Berlebih Wajib Beli Tiket Tambahan
ASDP memperketat aturan penyeberangan Kayangan-Poto Tano. Penumpang yang melebihi kapasitas kendaraan wajib membeli tiket tambahan dan seluruh penumpang harus tercatat dalam manifest sesuai KTP.

Srikandi Lantas POLDA NTB Turun ke Trek, Asah Kendali Moge
Jelang MotoGP 2026, Polwan Ditlantas Polda NTB memperkuat keterampilan berkendara melalui latihan di kawasan Eks Bandara Selaparang, Mataram.

Babak Baru Bidang Hukum Polda NTB, Muhammad Erfan Resmi Jabat Kabidkum
Kombes Pol Muhammad Erfan resmi menjabat Kabidkum Polda NTB menggantikan Kombes Pol Azas Siagian yang dimutasi ke Mabes Polri. Sertijab dipimpin langsung Kapolda NTB di Gedung Rupatama Polda NTB.
Komentar
Memuat komentar…
