Sinergi untuk Pelayanan Publik, Sumbawa Barat dan Madiun dalam Agenda Benchmarking
Pemkab Sumbawa Barat melakukan benchmarking ke Kabupaten Madiun terkait penerapan KPBU Alat Penerangan Jalan sebagai bagian dari persiapan pengembangan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik di Sumbawa Barat.

MADIUN — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melakukan kunjungan benchmarking ke Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (13/8/2026). Agenda tersebut berkaitan dengan penerapan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam penyediaan Alat Penerangan Jalan (APJ).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Sumbawa Barat untuk memperoleh referensi mengenai penerapan skema KPBU APJ yang telah dijalankan di daerah lain. Kabupaten Madiun menjadi salah satu daerah tujuan untuk melihat secara langsung pengalaman serta mekanisme yang diterapkan dalam program tersebut.
Dalam agenda tersebut, rombongan Pemkab Sumbawa Barat melakukan pertemuan dan pembahasan bersama jajaran terkait di Kabupaten Madiun. Pertukaran informasi dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai tahapan, pelaksanaan, hingga berbagai aspek yang perlu dipersiapkan dalam penerapan KPBU APJ.
KPBU sendiri merupakan skema kerja sama antara pemerintah dan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur atau layanan publik. Untuk sektor penerangan jalan, skema tersebut menjadi salah satu alternatif dalam mendukung penyediaan dan pengelolaan infrastruktur penerangan secara berkelanjutan.
Kunjungan berlangsung di Pendopo Muda Graha, Jalan Alun-Alun Utara Nomor 4, Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun. Agenda dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dan dilaksanakan bersama pihak-pihak yang berkaitan dengan pengelolaan serta pengendalian KPBU APJ di Kabupaten Madiun.
Bagi Sumbawa Barat, kunjungan tersebut menjadi bagian dari proses persiapan dan pendalaman sebelum penerapan program KPBU APJ di daerah. Informasi dan pengalaman yang diperoleh dari Kabupaten Madiun selanjutnya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah dan strategi yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Agenda benchmarking ini juga menunjukkan adanya ruang pertukaran pengalaman antardaerah dalam pengembangan infrastruktur pelayanan publik. Melalui koordinasi dan komunikasi antarpemerintah daerah, berbagai pengalaman pelaksanaan program dapat menjadi referensi dalam mendukung perencanaan pembangunan di masing-masing daerah.
Galeri Foto











Berita Terkait

Harlah ke-18 Desa Lampok Dibuka, Olahraga Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Kebersamaan
Desa Lampok memasuki usia ke-18 dengan semangat persatuan dan gotong royong. Dibuka langsung oleh Kepala Desa Tarmizi, perayaan tahun ini menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus mendorong kemajuan desa.

ASN Nongkrong Saat Jam Kerja, Penggunaan Kendaraan Dinas Dipertanyakan Warga
Laporan warga soal ASN nongkrong saat jam kerja dan penggunaan kendaraan dinas di KSB mendapat tanggapan Daeng Agus, Kepala Kepegawaian BKPSDM, dalam konfirmasi kepada WPS pada 13 Oktober 2026. Apa penjelasannya?

Ambulans Tak Lagi Bergerak Sendiri, KSB Terapkan Sistem Satu Komando
Pemkab Sumbawa Barat meluncurkan Siaga Prima KSB dan TRC Satu Komando untuk mempercepat layanan kesehatan bergerak melalui integrasi data, Command Center, dan jejaring Pustu sebagai first responder.
Komentar
Memuat komentar…
