Peristiwa

Tragedi Pantai Batu Pampang: Tiga Santri Tewas, Satu Masih dalam Pencarian

Dua santri kembali ditemukan meninggal dunia di Pantai Batu Pampang, Sumbawa, Kamis (15/10/2026). Satu santri lainnya masih dalam pencarian.

R
Redaksi
Redaksi · 16 Oktober 2026 pukul 00.24 WITA
Tragedi Pantai Batu Pampang: Tiga Santri Tewas, Satu Masih dalam Pencarian
Tim SAR kembali menemukan dua santri meninggal dunia di Pantai Batu Pampang, Sumbawa, Kamis (15/10/2026). Total tiga korban tewas, satu masih dalam pencarian.— Foto:Istimewa
Lunyuk, WPS — Duka mendalam menyelimuti tragedi tenggelamnya empat santri Pondok Pesantren Tamboro, Magetan, Jawa Timur, di Pantai Batu Pampang, Desa Emang Lestari, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tim SAR kembali menemukan dua santri dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Kedua korban diketahui bernama Muhammad Yusuf asal Ponorogo dan Muhammad Zaim asal Palembang.

Penemuan kedua korban tersebut menambah panjang daftar korban jiwa dalam peristiwa tragis yang terjadi pada Rabu (14/10/2026) pagi.

Sebelumnya, seorang santri bernama Ahmad Santoso sempat berhasil dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Lunyuk untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Dengan ditemukannya Muhammad Yusuf dan Muhammad Zaim, jumlah korban meninggal dunia kini mencapai tiga orang dari total empat santri yang dilaporkan tenggelam saat mandi dan berenang di kawasan Pantai Batu Pampang.

Di tengah duka yang menyelimuti peristiwa tersebut, satu santri lainnya masih belum ditemukan. Hingga Kamis malam, tim SAR terus melakukan upaya pencarian untuk menemukan korban terakhir yang belum diketahui keberadaannya.

Tragedi ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga korban, rekan-rekan sesama santri, serta lingkungan pondok pesantren. Aktivitas mandi dan berenang yang semula menjadi bagian dari kegiatan mereka berakhir dengan kehilangan tiga nyawa.

Kini, perhatian tertuju pada kelanjutan operasi pencarian di Pantai Batu Pampang. Harapan agar satu santri yang masih hilang segera ditemukan terus menyertai perjuangan tim SAR.

Hingga laporan terakhir pada Kamis malam (15/10/2026), tiga santri dinyatakan meninggal dunia, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.(Aidil/WPS)

Berita Terkait

Komentar

Komentar dimoderasi sesuai pedoman media siber.

Memuat komentar…