Hukum & Kriminal

GEMPAR!! Bocah 8 Tahun Diduga Dicabuli, Pria 65 Tahun di Taliwang Ditangkap: Jika Terbukti, Sungguh Biadab

Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur menghebohkan Taliwang, Sumbawa Barat. Polisi telah mengamankan seorang pria berusia 65 tahun untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

R
Redaksi
Redaksi · 11 Oktober 2026 pukul 13.07 WITA
GEMPAR!! Bocah 8 Tahun Diduga Dicabuli, Pria 65 Tahun di Taliwang Ditangkap: Jika Terbukti, Sungguh Biadab
Suasana permukiman di Taliwang, Sumbawa Barat, pada malam hari. Identitas individu dalam gambar disamarkan.— Foto : Ilustrasi/Istimewa
Taliwang, WPS — Tim Puma Resmob Polres Sumbawa Barat mengamankan seorang pria berinisial PL (65) atas dugaan pencabulan terhadap anak perempuan berusia 8 tahun di wilayah Kecamatan Taliwang, Rabu (7/10/2026).

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas melalui Kasat Reskrim IPTU Firman Rinaldi membenarkan penanganan kasus tersebut. Menurut Firman, perkara ini terungkap setelah keluarga korban mencurigai perubahan kondisi fisik anak dan membawanya ke Puskesmas Taliwang untuk menjalani pemeriksaan medis.

Setelah pemeriksaan, keluarga korban kemudian membuat laporan resmi ke Polres Sumbawa Barat. Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan kepolisian, dugaan perbuatan tersebut terjadi sebanyak dua kali di kediaman terduga pelaku di Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang.

Terduga pelaku diamankan oleh tim yang dipimpin BRIPKA Suryadin dan kini berada di Mako Polres Sumbawa Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

IPTU Firman Rinaldi menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional dengan mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak, termasuk perlindungan psikologis dan pendampingan terhadap korban.

Kasus ini menjadi perhatian serius terkait perlindungan anak di Kabupaten Sumbawa Barat. Keluarga dan masyarakat diimbau lebih peka terhadap perubahan perilaku maupun kondisi anak serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan dugaan kekerasan.

Proses hukum terhadap terduga pelaku masih berjalan. Identitas korban tidak dipublikasikan demi menjaga privasi, keamanan, dan pemulihan anak.(Aidil/Wps)

Berita Terkait

Komentar

Komentar dimoderasi sesuai pedoman media siber.

Memuat komentar…