Pendidikan

Bukan Menghakimi, Polsek Taliwang Pilih Menuntun: Tujuh Siswa SMAN 2 Masuk Pembinaan

Polsek Taliwang mengambil langkah pembinaan terhadap tujuh siswa SMAN 2 Taliwang. Pesan Kapolsek tentang masa depan generasi muda menjadi sorotan dalam upaya pendampingan tersebut.

R
Redaksi
Redaksi · 13 Oktober 2026 pukul 19.34 WITA
Bukan Menghakimi, Polsek Taliwang Pilih Menuntun: Tujuh Siswa SMAN 2 Masuk Pembinaan
Polsek Taliwang bersama pihak SMAN 2 Taliwang melaksanakan pembinaan karakter terhadap tujuh siswa sebagai upaya membangun kedisiplinan dan mendorong perubahan perilaku remaja.— Foto:Istimewa
Sumbawa Barat, WPS — Selasa, 13 Oktober 2026, menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda yang dilakukan Polsek Taliwang, Polres Sumbawa Barat. Sebanyak tujuh siswa SMAN 2 Taliwang mendapatkan pembinaan karakter sebagai bentuk pendampingan terhadap permasalahan perilaku remaja.

Pembinaan tersebut dilaksanakan berdasarkan nota kesepahaman bersama pihak sekolah serta mendapat persetujuan dan dukungan dari orang tua siswa. Pendekatan yang dilakukan bukan semata-mata untuk menegur, melainkan membuka ruang perubahan bagi para siswa agar dapat memperbaiki diri dan kembali menatap masa depan dengan lebih baik.

Kapolsek Taliwang, IPTU Kamaruddin, S.H., menegaskan bahwa anak-anak yang melakukan kesalahan tidak seharusnya langsung dicap buruk atau kehilangan kesempatan untuk memperbaiki diri.

“Kami tidak ingin anak-anak ini merasa dikucilkan, dipermalukan, apalagi kehilangan kepercayaan diri. Sebaliknya, kami ingin mereka menyadari kesalahannya, menemukan kembali semangat belajarnya, serta memiliki keberanian untuk memperbaiki diri,” ungkapnya.

Dalam pembinaan tersebut, para siswa mendapatkan penguatan kedisiplinan, mental, karakter, serta penanaman nilai moral. Mereka juga diberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba, pergaulan bebas, tawuran pelajar, dan berbagai perilaku yang berpotensi merusak masa depan.

Menurut IPTU Kamaruddin, perubahan perilaku remaja membutuhkan pendampingan dan keteladanan dari berbagai pihak. Peran kepolisian, sekolah, keluarga, dan masyarakat harus berjalan beriringan agar anak-anak memperoleh arahan yang tepat dalam membangun masa depannya.

Ia juga berpesan agar para siswa menjadikan pembinaan ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, menghormati orang tua dan guru, menjauhi narkoba, menghindari tawuran, serta kembali fokus pada pendidikan.

“Anak-anak kita bukanlah masa lalu yang harus dihakimi, melainkan masa depan yang harus diselamatkan. Karena satu anak yang berhasil kita tuntun kembali ke jalan yang benar, berarti satu harapan bangsa telah kita jaga,” tegasnya.

Melalui pembinaan yang dilaksanakan pada 13 Oktober 2026 tersebut, Polsek Taliwang berharap ketujuh siswa dapat menunjukkan perubahan positif dalam sikap, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial.

Sebab, pembinaan bukan hanya tentang memperbaiki kesalahan hari ini, tetapi juga menjaga agar harapan dan masa depan generasi muda tetap terbuka.(Aidil/Wps)

Galeri Foto

Berita Terkait

Komentar

Komentar dimoderasi sesuai pedoman media siber.

Memuat komentar…