Peristiwa

WASPADA!!Dugaan Begal di Sumbawa: Jalur Boak–PPN Berubah Mencekam, Pengendara Mengaku Nyaris Jadi Korban

Jalur Boak–PPN Sumbawa menjadi sorotan setelah seorang pengendara mengaku nyaris dihadang dua orang yang muncul dari semak-semak pada malam hari. Kondisi jalan yang sepi dan minim penerangan menambah kekhawatiran warga, sehingga patroli dan penerangan jalan diharapkan ditingkatkan.

R
Redaksi
Redaksi · 11 Oktober 2026 pukul 17.56 WITA
WASPADA!!Dugaan Begal di Sumbawa: Jalur Boak–PPN Berubah Mencekam, Pengendara Mengaku Nyaris Jadi Korban
Foto ilustrasi: Dua orang keluar dari semak-semak dan diduga menghadang pengendara di jalur Boak–PPN Sumbawa pada malam hari.— Foto:Ilustrasi Wps/Istimewa
SUMBAWA, WPS – Jalur Boak menuju Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sumbawa menjadi perhatian menyusul keresahan warga yang melintas pada malam hari. Minimnya penerangan di sejumlah titik, kondisi jalan yang sepi, serta keberadaan semak belukar di sekitar jalan menimbulkan kekhawatiran akan potensi aksi kriminalitas.(10/10/2026)

Seorang warga mengaku mengalami kejadian mencurigakan saat melintasi jalur tersebut sekitar pukul 22.00 WITA. Ia menceritakan, dua orang tiba-tiba muncul dari arah semak-semak dan menghentikan kendaraannya dengan alasan sepeda motor mereka kehabisan bahan bakar.

Merasa curiga dengan situasi tersebut, warga itu memilih mempercepat laju kendaraannya dan meninggalkan lokasi.

“Saya hampir saja menjadi korban. Saat itu sekitar pukul 10 malam, saya melintasi jalan tersebut. Tiba-tiba muncul dari dalam semak dua orang memberhentikan kendaraan saya dengan alasan motornya kehabisan bensin. Merasa curiga, langsung saya tancap gas,” ungkapnya.

Pengalaman tersebut menambah kekhawatiran warga, terutama pekerja sektor perikanan dan masyarakat yang rutin menggunakan jalur Boak–PPN pada malam hari. Meski demikian, dugaan tindak kriminal di lokasi tersebut masih perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan tentang langkah pencegahan di jalur yang digunakan masyarakat setiap hari. Ketika penerangan terbatas dan jalan relatif sepi, patroli rutin serta pemetaan titik rawan menjadi penting untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.

Warga berharap Polres Sumbawa bersama petugas patroli terkait meningkatkan pengawasan pada malam hari. Perbaikan penerangan di titik-titik gelap juga diharapkan menjadi bagian dari upaya pencegahan.

Sambil menunggu langkah konkret, pengendara diimbau menghindari perjalanan sendirian pada malam hari jika memungkinkan, memastikan bahan bakar mencukupi, serta tetap waspada terhadap situasi sekitar. Jika menghadapi kondisi mencurigakan, pengendara sebaiknya menuju tempat ramai atau lokasi aman dan segera melapor kepada kepolisian.

Jalan umum semestinya menjadi jalur mobilitas yang aman bagi masyarakat. Karena itu, keresahan warga perlu dijawab dengan langkah pencegahan nyata, bukan sekadar imbauan agar masyarakat berhati-hati.

Berita Terkait

Komentar

Komentar dimoderasi sesuai pedoman media siber.

Memuat komentar…